flashslide
Home
Cek Email   Isi Buku Tamu   Call Center  Forum Tanya Jawab  
Untitled Document
Jum'at, 12 Maret 2010
 
 
 
KursNilaiJualBeli
USD110,6009,600
SGD17,3506,655
JPY10011,31810,247
GBP117,26515,630
EUR115,23113,790
Tgl Update : 28 Ags 2009 
Selengkapnya...
 
 
6.50 %

Rabu, 6 Januari 2010
 
 
Maret 2010
 
 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31

Agenda    
 
 
 
Website Bank Indonesia  

Website ASBANDA  

Website PemProv Pap  

Edukasi Nasabah Bank  

 
 


Perkembangan lingkungan usaha yang semakin cepat dan kompetitif menyebabkan risiko bisnis yang dihadapi oleh PT. Bank Papua semakin bervariasi dan kompleks. Untuk itu dibutuhkan kualitas sistem pengendalian yang terarah, terintegrasi dan berkesinambungan dengan menggunakan pendekatan pola modern banking. Dalam menjalankan usahanya bank menghadapi berbagai jenis risiko diantaranya :

  1. Risiko Kredit
    Risiko kredit adalah risiko yang timbul sebagai akibat dari kegagalan nasabah membayar kewajibannya dalam waktu yang telah ditetapkan, pelanggaran perjanjian, dan jaminan tidak mencukupi, krisis ekonomi dll.

  2. Risiko Pasar
    Risiko pasar adalah risiko yang timbul sebagai akibat dari fluktuasi nilai kurs dan perubahan yang cepat atas tingkat suku bunga.

  3. Risiko Operasional
    Risiko operasional adalah risiko yang timbul sebagai akibat dari risiko teknologi, risiko SDM, penyesuaian operasional, risiko hukum dll. Untuk itulah manajemen PT. Bank Papua memandang perlu menetapkan kebijakan manajemen risiko dalam hubungannya dengan nasabah meliputi :

    • Pengawasan oleh pengurus bank.
      Komisaris melakukan pengawasan terhadap kebijakan Direksi, sedangkan Direksi melakukan pengawasan terhadap Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah yang dilakukan pejabat operasional yang ditunjuk melalui tembusan laporan yang disampaikan kepada petugas khusus.

    • Pendelegasian wewenang, pemisahan tugas dan pengawasan intern.
      Dalam melaksanakan Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah Direksi mendelegasikan kewenangannya menyesuaikan kepada hirarki/struktur organisasi yang berlaku di PT. Bank Papua dengan memegang prinsip pemisahan tugas antara pegawai/ pejabat yang fungsinya melaksanakan, memeriksa dan menyetujui.

      Prinsip-prinsip pengawasan intern hendaknya diterapkan sesuai aturan yang berlaku baik itu berupa pengawasan melekat maupun pengawasan secara sistem organisasi oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI).

    • Program Pelatihan Karyawan mengenai Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah.
      Divisi SDM berkoordinasi dengan unit terkait yang bertanggung jawab dalam melaksanakan Prinsip Mengenal Nasabah dengan melaksanakan pelatihan mengenai Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah kepada seluruh pegawai.









Untitled Document
 

Deposito........
Cara bijak mengembangkan dana anda dengan Aman, Praktis dan Menguntungkan

Giro........
Pilihan Terbaik Untuk Mendukung Bisnis Anda

Kredit........
Wujudkan Semua Impian Anda Dengan Cara Mudah

Safe Deposit Box........
Menjamin Keamanan Barang Berharga Anda

SIMANJA........
Produk khas Bank Papua, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan anda sekaligus pilihan investasi.

SIMPEDA........
Solusi Terbaik Mengelola Keuangan Anda

 
 
 
 
 Deposito
 Jangka WaktuBunga
 1 Bulan7.00 %  
 3 Bulan7.00 %  
 6 Bulan7.00 %  
 12 Bulan7.50 %  
 24 Bulan7.50 %  
Selengkapnya...
 
 
Bagaimana pendapat Anda jika Bank Papua membuka kantor di luar wilayah Papua, misalnya di Jakarta

 Sangat Setuju
 Setuju
 Biasa Saja
 Kurang Setuju
 Tidak Setuju


 Total Suara : 1963


     Hasil Polling
 
 
Browser IP :
38.107.191.89

User Online :
1

Total Pengunjung
Hingga Saat Ini :


 
Home | Visi Misi | Manajemen | Kinerja | Jaringan | Lowongan Kerja