Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 4,50 % 4,75 % 5,00 % 5,25 % 5,50 %
> 100 - 250 Juta 4,55 % 4,80 % 5,05 % 5,30 % 5,55 %
> 250 - 500 Juta 4,60 % 4,85 % 5,10 % 5,35 % 5,60 %
> 500 - 1 Milyar 4,65 % 4,90 % 5,15 % 5,40 % 5,65 %
> 1 Milyar 4,75 % 5,00 % 5,25 % 5,50 % 5,75 %
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 12.50 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 12.50 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 12.50 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate : 5.75% [14-05-2013] Kurs: USD-9814 SGD-7796 JPY-9569 GBP-14877 EUR-12684 AUD-9613 BND-7796 [22-05-2013] Detail . . .




BI Rate Tetap, Ekspektasi Tren Bunga Tidak Bergejolak
Kamis, 12 Juli 2012
Sumber : Infobanknews.com

Upaya BI untuk tidak merubah tingkat suku bunga acuan disebabkan tingkat inflasi tidak mendapat tekanan secara kuat. Angga Bratadharma Jakarta–Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) menilai bahwa ke depan ekspektasi terhadap tren bunga tidak akan bergejolak. Hal ini terkait Bank Indonesia (BI) yang tidak merubah BI Rate pada level 5,75%. “Artinya ekspektasi terhadap tren bunga ke depan tidak akan bergejolak. Jadi, kan jelas ekspektasi inflasi. BI rate dipertahankan keadaan akan semakin stabil untuk tidak berat”, kata Ketua Umum Perbanas, Sigit Pramono, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis, 12 Juli 2012. Menurut Sigit, upaya BI untuk tidak merubah tingkat suku bunga acuan disebabkan tingkat inflasi tidak mendapat tekanan secara kuat, sehingga BI Rate yang ditetapkan dianggap ideal. “Inflasi itu menjadi indikator BI untuk melihat BI Rate dinaikan atau diturunkan. Kalau memang normal (tingkat inflasi), maka tidak akan naik. Paling penting bank sentral atau BI melihat bahwa inflasi tidak akan bergejolak”, tandas Sigit. Namun, Sigit tidak menampik bahwa meski BI tidak merubah suku bunga acuan, maka perbankan juga menetapkan suku bunga masing-masing bank sesuai dengan yang diinginkan BI. “BI Rate hanyalah acuan. Pada akhirnya tingkat suku bunga acuan tiap perbankan itu berbeda-beda. Kembali kepada masing-masing bank itu sendiri”, tutup Sigit. (*)
 
 
 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111